Server dalam negeri vs luar negeri

Hi MWN’ers

Berikut penjelasan tentang server dalam negeri vs server Luar negeri.

Pertanyaan

Mengapa ada isu soal server dalam negeri vs luar negeri? Apa perbedaannya?

Mengapa server dalam negeri lambat jika diakses dari luar (dan sebaliknya)?

Mengapa account saya tidak bisa ditaruh di server yang cepat diakses dari luar dan dalam negeri?

Jawaban

Logika mengatakan bahwa sesuatu yang lebih dekat tentu akan dapat ditempuh/dicapai dengan lebih cepat, dan yang lebih jauh tentu harus dicapai dengan waktu yang lebih panjang.

Hal yang sama juga berlaku di Internet. Semakin jauh sebuah server berada (dalam istilah teknisnya, semakin banyak jumlah “hop” dari titik akses Anda ke server) maka akan semakin lambat aksesnya.

Kondisi ini berlaku umum di mana-mana, misalnya antara pengakses di New York (Amrik pantai timur) terhadap server di Los Angeles (Amrik pantai barat), pengakses di Jepang terhadap server di Eropa, dst. Namun kondisi ini lebih parah teralami, lebih nyata terasa, dalam kasus Indonesia vs luar negeri (Amerika, Eropa, dsb). Ini dikarenakan bandwidth internasional Indonesia yang memang tidak semelimpah di luar negeri.

Jadi server luar negeri, termasuk misalnya Google Amerika, Yahoo Amerika, akan [lebih] lambat diakses oleh pengunjung dari dalam negeri Indonesia. Dan terlebih lagi server dalam negeri akan bisa sulit diakses oleh pengunjung luar negeri.

Barangkali Anda kebetulan beruntung mendapatkan akses Internet di kantor atau di rumah yang cepat, tapi di tempat-tempat seperti warnet ekonomis atau dialup, kondisi lambat mengakses server-server luar ini dapat lebih terasa. Bahkan saking lambatnya, menjadi ceruk market bagi website-website versi dalam negeri yang menjadi popular karena bisa diakses lebih cepat dari dalam negeri. Contohnya website seperti FUPEI atau LiveConnector alih-alih Friendster yang di luar negeri. Atau plasa.com alih-alih Gmail/Yahoo di luar negeri. Di negara lain seperti di China pun fenomena ini teramati, misalnya ketika Desember 2006 terjadi gempa yang memutuskan hubungan Internet Asia selama seminggu lebih, maka banyak pemakai Yahoo Messenger yang beralih ke jaringan IM lokal yaitu QQ.

Jadi solusi yang ditawarkan penyedia hosting di Indonesia, termasuk MWN, adalah menyediakan server di jaringan internet Indonesia/dalam negeri (istilahnya IIX, Indonesian Internet Exchange) dan server di luar negeri (umumnya di Amerika). Klien dapat memilih ingin menggunakan server yang mana sesuai kebutuhannya.

Jika lebih banyak menggunakan account hosting untuk:

  • website yang dikunjungi pengunjung luar negeri;
  • account email yang menerima banyak email dari luar negeri (Yahoo!, gmail, milis Yahoogroups, dll);
  • cepat diakses dari luar negeri dan masih bisa diakses dari dalam negeri.

maka server luar negeri cocok dijadikan pilihan. Sebaliknya jika penggunaan account hosting untuk:

  • website yang mayoritas pengunjungnya dari Indonesia;
  • tidak [terlalu] menggunakan email, atau email hanya untuk kerpeluan kantor dalam negeri;
  • terutama hanya mementingkan kecepatan akses lokal/dalam negeri.

maka server dalam negeri cocok dijadikan pilihan.

MWN menaruh servernya di beberapa datacenter. Ada yang khusus untuk dalam negeri/IIX dan lambat ke luar negeri (dan kelebihannya ekonomis untuk colo/dedicated), ada yang di dalam negeri/IIX tapi masih cukup cepat diakses dari luar negeri, dan ada juga yang di luar negeri.

Jika ada yang masih belum jelas, silakan menghubungi customer support kami.

Resita has written 702 articles