Panduan administrator Spanel 1.3/DNS/Setup/Server/Separated

Baik server DNS maupun server hosting berbasis Spanel dan telah disetup Spanel-nya sampai selesai.

Setup server DNS

Di /etc/spanel/spanel.yaml pastikan settingnya adalah sbb:

features:
 dns_server: Yes
 mysql: Yes

Tambahkan user Unix bernama ‘hosting-server’ dan setlah passwordnya (mis: ‘secret123’).

# useradd hosting-server
# passwd hosting-server

Lalu pastikan /etc/spanel/api.yaml kurang lebih seperti ini:

enabled: Yes
acl:
 # allow hosting servers connecting to update their zones
 - via: http
 user: hosting-server
 server_has_tag: hosting
 module: DNS::Server::PowerDNS
 allow: Yes
 # allow root via unix socket
 - via: unix
 user: root
 allow: Yes
 # deny everything else
 - allow: No

Lalu, saat ini*), tiap server hosting yang ingin bisa menambahkan/mengupdate zonanya di server DNS perlu ditaruh konfigurasinya di /etc/spanel/servers/NAMASERVERLAIN/. Dan di konfigurasi server hosting perlu ada tag hosting, yakni di /etc/spanel/spanel.yaml terdapat baris tags: [hosting] (ini dijelaskan lebih detil di bagian Setup server hosting).

  • Di kemudian hari, daftar server dapat diperoleh dari server katalog yang terpisah dari server DNS, dan berkomunikasi lewat remote API.

Setup server hosting

Di /etc/spanel/passwords.yaml, tambahkan:

dns_server_api_user: hosting-server
dns_server_api_password: secret123

Catatan: sesuaikan nilainya dengan yang sudah Anda set sebelumnya di server DNS.

Di /etc/spanel/spanel.yaml, tambahkan alamat server DNS dan tag hosting:

dns:
 servers: [1.2.3.4, 1.2.3.5, ...] # atau gunakan hostname
tags: [hosting]

Resita has written 702 articles