Panduan administrator Spanel 1.3/Dll/Kelola subversion

Subversion (SVN) adalah salah satu version control system popular yang ada. SVN mula-mula diciptakan sebagai pengganti CVS, software yang popular sebelumnya namun memiliki banyak kelemahan

Membuat

Untuk mulai menggunakan Subversion di server, pertama-tama buatlah sebuah repositori SVN. Dari control panel hosting, klik Perkakas lalu klik Subversion. Klik Tambah repositori lalu masukkan nama yang diinginkan dan tekan tombol Tambah.

Sewaktu membuat, ada pilihan yaitu apakah repositori Anda ini ingin agar dapat dilihat secara anonim/oleh publik. Setting ini dapat diubah-ubah nanti dengan mengklik link Sunting pada repositori ybs.

Repositori ditaruh di direktori /u/USER/svn/NAMAREPO.

Setelah repositori dibuat, repositori ini dapat diakses lewat web/DAV lewat URL:

https://NAMADOMAIN/svn/NAMAREPO
http://NAMADOMAIN/svn/NAMAREPO

di mana NAMADOMAIN adalah nama website atau subdomain Anda, dan NAMAREPO adalah nama repositori yang telah Anda buat. Disarankan menggunakan URL versi https:// yang lebih aman.

Catatan: sementara ini, jika Anda tidak ingin repositori Anda bisa dilihat secara anonim, maka gunakan URL ini:

https://NAMADOMAIN/private-svn/NAMAREPO
http://NAMADOMAIN/private-svn/NAMAREPO

Agar dapat memodifikasi repositori ini (membuat direktori, melakukan commit, dsb), Anda perlu membuat satu atau lebih user. Caranya dengan mengklik Kata sandi Subversion dari halaman tersebut (atau dari menu Kata sandi).

Selanjutnya tinggal menggunakan tool Subversion favorit Anda untuk mengakses repositori SVN ini.

Dump/Muat (load)

Dari halaman Kelola Subversion, Anda dapat melakukan dump atau muat (load) terhadap repositori. Dump berguna untuk menghasilkan file dump untuk backup/migrasi ke tempat lain. Muat (load) berguna untuk me-restore hasil dump ke repositori kosong.

Browse repositori via web

Tersedia di https://NAMA_DOMAIN_ANDA/webapps/websvn (saat ini menggunakan software WebSVN).

Mirroring

Membuat repositori di server hosting sebagai mirror dari repositori remote

Misalnya repositori remote ada di svn://svn.example.com/bar.

1. Buat repositori kosong di akun hosting Anda, mis: namanya foo. 2. Ketikkan perintah di sebuah terminal Linux yang terkoneksi Internet:

$ svnsync init http://NAMA_DOMAIN_ANDA/svn/foo svn://svn.example.com/bar --username USER --password PASSWORD

Ganti NAMA_DOMAIN_ANDA, USER, PASSWORD dengan nilai sebenarnya.

3. Ketikkan:

$ svnsync sync http://NAMA_DOMAIN_ANDA/svn/foo

Ulangi tahap 3 ini setiap kali ini melakukan sinkronisasi ulang.

FAQ

Apa guna subversion?

Subversion adalah version control system, umumnya digunakan untuk memaintain source code. Tapi bisa juga dipakai untuk memaintain dokumen, dsb.

Di mana lokasi repositori saya?

Repositori subversion disimpan di bawah direktori svn/ (/u/USERANDA/svn/). Anda dapat mengaksesnya secara mentah lewat control panel hosting, SSH, FTP, dsb. Namun direktori ini tidak dapat ditulisi oleh Anda, melainkan hanya oleh Apache. Untuk membuat dan menghapusnya, gunakan control panel hosting (menu Prefs > Subversion Manager), tidak dengan perintah manual sendiri (svnadmin create). Untuk melakukan perubahan, seperti biasa gunakan subversion client.

Repositori subversion dapat diakses menggunakan URL: https://NAMADOMAINANDA/svn/NAMAREPOANDA (atau gunakan http://, tapi disarankan menggunakan yang aman versi https:// nya).

Saya mengakses https://NAMADOMAIN/svn/ tapi kenapa tidak bisa (forbidden)?

Gunakan https://NAMADOMAIN/svn/NAMAREPOANDA. Anda tidak diizinkan untuk mengintip daftar semua repositori yang ada di server maupun repositori milik orang lain, kecuali jika repositori tersebut diset anonymous read.

Saya ingin agar repositori saya bisa dibaca semua orang

Sunting repositori dan set Akses Publik menjadi Ya/aktif.

Saya ingin agar repositori saya tidak bisa diakses/dibaca sembarang orang, harus menggunakan password

Sunting repositori dan set Akses Publik menjadi Tidak/nonaktif.

Saya ingin memberikan seseorang akses terhadap repositori-repositori saya

Buatlah user dan kata sandi bagi orang tersebut lewat control panel hosting, menu Kata Sandi > Kata Sandi Subversion.

Saya ingin memberikan seseorang akses terhadap repositori tertentu saja!

Maaf, saat ini belum bisa. Akses user & kata kunci berlaku global untuk semua repositori di akun Anda. Anda dapat membuat akun hosting berbeda untuk tujuan ini, atau merahasiakan nama repositori jika tidak ingin diketahui oleh orang lain.

Saya ingin mencabut akses orang tersebut dari repositori

Hapus user/kata sandinya dari halaman Kata Sandi Subversion (lihat jawaban sebelumnya). Atau set status user ini menjadi nonaktif.

Saya ingin membackup/mengedump repositori

Di halaman Kelola Subversion, klik Dump pada repositori yang Anda inginkan. Anda akan memperoleh sebuah file berakhiran .dump. File ini bisa Anda simpan sebagai backup. Jika repositori hilang/rusak, Anda dapat membuat repositori baru lalu melakukan Muat (load).

Catatan: sebetulnya Anda tidak perlu melakukan dump sendiri secara regular untuk tujuan backup harian, sebab server hosting sudah otomatis melakukan backup harian. Kecuali jika Anda ingin mengambil backup terbaru sewaktu-waktu, maka fasilitas Dump ini bisa digunakan.

Saya ingin merestore backup repositori

Dari halaman Kelola Subversion, klik Muat pada repositori yang Anda inginkan. Pilih sebuah file .dump dari komputer Anda. File dump adalah file yang diperoleh dari hasil Dump sebelumnya. Atau dari perintah svnadmin dump.

Saya telah memiliki repositori sendiri sebelumnya. Bagaimana memindahkan/’mengimpornya’ ke dalam repositori saya di server, tanpa kehilangan sejarah (histori) perubahan?

1. Pertama, dari halaman Kelola Subversion, buatlah repositori baru di server.

2. Setelah itu lakukan dump dari repositori Anda di tempat lain (mis: di komputer sendiri atau server lain) yang Anda pindahkan tersebut. Jika menggunakan perintah svnadmin, sintaksnya adalah sbb:

$ svnadmin dump /home/example/NAMAREPO > NAMAREPO.dump

di mana NAMAREPO adalah nama repositori dan /home/example/NAMAREPO adalah path tempat repositori berada. Anda akan memperoleh file bernama NAMAREPO.dump.

3. Kembali ke halaman Kelola Subversion, klik Muat pada repositori baru yang telah Anda buat di langkah 1. Masukkan file dump hasil di langkah 2 dan tekan tombol Submit.

Penyelesaian masalah (troubleshooting)

Muncul pesan kesalahan 503 Service Unavailable in response to PROPFIND

Kemungkinan Anda menggunakan proxy HTTP, dan proxynya tidak mengerti perintah PROPFIND. Solusinya, coba matikan/hindari penggunaan proxy.

Jika proxy tidak bisa dimatikan (mis: karena berupa proxy transparan dari ISP), maka Anda bisa coba menggunakan versi https:// (bukan http://).

Resita has written 705 articles