Menggunakan program telnet

Program telnet digunakan untuk konek ke sebuah mesin/server tertentu dan ke port tertentu lalu kita dapat mengirimkan perintah dengan mengetikkan langsung, dan kita juga akan mendapatkan respon output dari si server.

Dengan kata lain, kita berinteraksi langsung dengan sebuah server. Dan biasanya nanti “berbicara” protokol sesuai aplikasi server yang kita hubungi. Misalnya jika kita menghubungi port 80, maka kemungkinan besar kita harus berbicara protokol HTTP. Jika ke port 25, maka protokol SMTP, dst.

Jangan dibingungkan dengan protokol telnet (port 23) yaitu yang digunakan untuk login ke shell sebuah mesin. Protokol ini telah amat tua dan ditinggalkan karena tidak aman, dan kini biasanya diganti dengan protokol SSH (port 22).

Program telnet sendiri adalah program generik untuk konek port mana saja dan host mana saja.

Unix/Linux

Sintaks perintahnya adalah:

$ telnet HOSTNAME_ATAU_IP PORT

Contoh:

$ telnet example.com 80

Untuk keluar dari sesi telnet, tekan tombol Ctrl-] (tahan Control setelah itu tekan tombol berlabel kurung siku tutup), lalu tekan Enter. Anda akan kembali ke prompt telnet. Tekan Ctrl-D atau ketik quit diikuti Enter.

Windows

Di Windows juga tersedia program telnet. Anda dapat menjalankannya dari Start Menu > Run… lalu ketik telnet diikuti Enter. Atau bukalah terlebih dahulu Command Prompt, lalu ketik telnet diikuti Enter.

Defaultnya localecho di program telnet Windows dimatikan, jadi jika kita mengetik perintah ke sebuah server maka kita sendiri tidak melihat apa yang kita ketikkan. Maka kita harus menyalakannya dulu agar bisa lebih mudah bekerja.

Setelah mengetik telnet, ketikkan:

set localecho

Barulah konek ke server yang diinginkan dengan perintah o, misalnya (perhatikan urutan: huruf “o” kecil, spasi, hostname, spasi, port):

o example.com 80

Sama seperti di Unix/Linux, untuk keluar dari sesi telnet, tekan tombol Ctrl-] (tahan Control setelah itu tekan tombol berlabel kurung siku tutup), lalu tekan Enter. Anda akan kembali ke prompt telnet. Tekan Ctrl-Z atau ketik quit diikuti Enter.

Troubleshooting

pesan error ‘Connection refused’

Artinya di server tidak ada daemon/program/service yang listen di port tersebut. Atau bisa juga karena firewall di sisi Anda atau di sisi server.

saat ingin konek diam saja atau timeout

Bisa jadi karena koneksi Anda lambat atau ada firewall di sisi Anda/server.

Resita has written 703 articles