Draft:Panduan pengguna Spanel Hypervisor 1.3

Spanel Hypervisor adalah panel kontrol VPS agar Anda dapat mengelola VPS Anda sendiri, a.l. melakukan reboot/shutdown/hibernate, reload SO, melihat statistik, dsb. Perhatikan: Bedakan Spanel Hypervisor dengan Spanel, yaitu panel kontrol untuk mengelola server & akun shared hosting.

Spanel Hypervisor dikembangkan in-house oleh MWN. Salah satu tujuan utama MWN mengembangkan panel kontrol ini adalah memberikan antarmuka web manajemen VPS yang sederhana dan mudah dipakai.

Saat ini versi Spanel Hypervisor yang digunakan adalah 1.3. Manual ini mengacu kepada bahasa antarmuka Bahasa Indonesia. Spanel Hypervisor tersedia juga dalam bahasa Inggris dan bahasa Sunda.

Login

Untuk login ke panel kontrol, Anda dapat menggunakan link yang diberikan di sistem billing.

Jika masih mengalami kesulitan login ke panel kontrol, harap hubungi customer support.

Panel informasi

Setelah Anda login, di setiap halaman akan terdapat informasi kurang lebih seperti di bawah:

  • Paket (hosting plan) adalah nama paket VPS yang Anda pilih. Setiap jenis paket memiliki batasan ruang disk, memori, bandwidth, dll yang diperbolehkan.
  • Ruang disk dan batas Ruang disk (disk quota and disk usage) adalah batas ukuran disk VPS Anda dan pemakaiannya saat ini.
  • RAM adalah memori yang dialokasikan untuk VPS Anda.
  • Pemakaian bandwidth. Pemakaian bandwidth (transfer data) pada bulan ini.
  • Tanggal akhir berlaku akun adalah tanggal akun VPS ini berakhir. Jika sudah berakhir lewat dari 30 hari tanggal ini [atau sesuai kebijakan penyedia], maka VPS otomatis akan dimatikan (unplug).

Panduan berdasarkan menu

  • Berkas
    • Keluar: keluar log.
  • Sunting
    • (Link ke sistem billing): sistem billing berguna untuk melihat tanggal berakhir akun, melakukan perpanjangan/upgrade/downgrade, mengirim tiket support, dll.
    • Kata sandi: pengaturan berbagai kata sandi (password).
    • Setting: berbagai pengaturan lain seperti keamanan, dll.
  • VPS
    • Shutdown: Melakukan shutdown pada VPS, sama seperti kita melakukan shutdown normal pada komputer.
    • Matikan langsung (Unplug): Melakukan pematian langsung pada VPS, mirip seperti mencabut kabel catudaya komputer, sehingga VPS langsung mati dan sistem operasi tidak diberi waktu untuk melakukan shutdown secara benar/rapi. Gunakan hanya jika perlu (mis: SO macet).
    • Pause: Melakukan pause/penjedaan pada VPS. VPS akan dihentikan sementara dan program-program di dalamnya tidak berjalan, tapi VPS tetap berada di dalam memori. Ini mirip seperti menekan tombol pause pada pemutar DVD.
    • Unpause: Lawan dari Pause, yaitu menjalankan kembali VPS yang telah di-pause.
    • Hibernate: Melakukan hibernate pada VPS, mirip seperti hibernate pada komputer/laptop. Kondisi VPS akan disimpan ke disk dan berhenti ada di memori. Saat nanti dibangunkan dari hibernate, kondisi program akan kembali seperti saat terakhir sebelum hibernate. Catatan: beberapa sistem operasi lama tidak mendukung hibernate, sehingga efeknya adalah menjadi seperti shutdown. Hibernate juga memiliki beberapa keterbatasan umum, silakan cek di XXX.
    • Reboot: Melakukan reboot/restart/reset pada VPS, sama seperti menekan Ctrl-Alt-Del di DOS/Windows atau perintah reboot di Unix/Linux.
    • Statistik: Melihat statistik VPS ini seperti pemakaian disk, bandwidth, dsb.
  • Perkakas
    • Lihat Log aktivitas
  • Bantuan
  • Beralih ke versi teks. Link yang terdapat di bagian bawah tiap halaman panel kontrol ini dapat Anda klik agar tampilan panel kontrol lebih sederhana (tanpa grafik) sehingga lebih ringan, berguna bagi pengguna koneksi internet lambat (seperti dialup atau GPRS). Jika setelahnya Anda ingin berpindah kembali ke tampilan normal, dapat mengklik kembali link Beralih ke versi penuh.
  • Pilih bahasa. Untuk memilih bahasa antarmuka. Saat ini bahasa yang didukung adalah Indonesia (default), Inggris, dan Sunda (belum lengkap).

Resita has written 706 articles